Dagelan PT SIL di Register 45 Suangai Buaya Mesuji Terungkap Dalam Persidangan

Dagelan PT SIL di Register 45 Suangai Buaya Mesuji Terungkap Dalam Persidangan


SumateraNews | Advokat Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH dari ANDITA’S LAW FIRM melalui wawancara dengan awak media menerangkan mengenai keadaan hukum PT. Silva Inhutani Lampung yang terungkap dalam persidangan Perkara Perdata dan Perkara Pidana yaitu Peninjauan Kembali dengan Pemohon PK Hendy T Haroen yang dipidana oleh Pengadilan berdasarkan Penuntutan oleh Kejaksaan Negeri Menggala yang disidik oleh Polres Menggala berdasarkan laporan Karyawan PT. Silva Inhutani Lampung yang tidak pernah ada surat kuasanya untuk melaporkan dari Direksi PT. Silva Inhutani Lampung pada tahun 2008 karena Hendy T Haroen melakukan perbuatan pidana kehutanan di lahan 400 Ha yang dibelinya secara sah ada perjanjian/ kwitansi dibawah tangan dan 40 (empat puluh) AJB seluas 400 Ha yang dinyatakan oleh Penyidik berada di areal Register 45 Sungai Buaya Kec Mesuji, Kabupaten Tulangbawang pada waktu itu.

Pengacara dari ANDITA’S LAW FIRM tersebut membuka keterangannya dengan mengatakan suatu dagelan pasti akan ada akhirnya dan akan diketahui isi dari dagelan tersebut bagi penonton awam pada akhir dagelan, sepandai-pandainya pengarang dagelan dan sutradara dagelan mengemasnya pada ada akhirnya dengan senyum khasnya tersebut.

Suatu kejadian luar biasa dalam persidangan perkara di Register 45 merupakan permasalahan Nasional kok Saksi Fakta yang dihadirkan PT. Silva Inhutani Lampung hanya seorang mantan security tahun 1999-2013 yang berumur 45 tahun dan masyarakat bujangan umur 25 tahun dalam perkara besar yang sudah Nasional dan menyedot Pemerintah,  DPR Pusat, dan KOMNAS HAM RI apa ini dianggap masih jaman lalu yang mengangap Pengadilan dengan persidangan terbuka hanya sebagai formal saja dan putusan sudah bisa diatur?

Pengadilan sekarang tidak sama dengan yang dahulu dimana fakta persidangan itulah yang menentukan keadilan dan bukan belusukan di luar persidangan, saya yakin Ketua Majelis yang juga adalah Ketua Pengadilan Negeri Menggala Yang Mulia Hakim Nor Ihwan SH tidak akan dapat disuap atau dipengaruhi begitu juga Anggotanya karena menurut Pengacara Singarimbun tersebut dari kedalaman Majelis Hakim meminta keterangan dan telah dilakukanya Pemeriksaan Setempat (PS) maka sebagai naluri Advokat dari ANDITA’S LAW FIRM yang adalah Anggota KAI (Kongres Advokat Indonesia) dapat melihat kesungguhan Majelis Hakim yang akan memberikan keadilan kepada Hendy T Haroen yang telah didzolim.

Sudah menjadi ketentuan apa-apa yang diberikan keterangan oleh Saksi Fakta dihadirkan oleh Tergugat 1 maka itulah suara dan fakta hukum mengenai PT Silva Inhutani Lampung karena Majelis Hakim hanya memberikan keputusannya berdasarkan minimal 3 (tiga) alat bukti dan keyakinan dimana Saksi Fakta merupakan 1 (satu) dari 5 (lima) alat bukti dimaksud oleh Undan-Undang.

Advokat Tonin ( disebut twonine adalah Suku Karo keturunan Mahapatih Gajah Mada) pada persidangan dengan ganasnya meminta Ketua Mejelis untuk membacakan pasal 242 ayat (1) KUHP dan oleh Ketua Majelis diperintahkan kepada Advokat untuk membacakannya “pidana paling lama tujuh tahun kepada saksi dibawah sumpah jika memberikan keterangan palsu” dan setelah dibacakan maka diingatkan lagi oleh Twonine apakah Saudara Saksi ada mau membatalkan atau mencabut keterangan sebelumnya agar pasal 242 ayat 1 tidak diberlakukan terhadap keterangannya dan oleh Ketua Majelis Hakim diperintahkan kepada Advokat untuk melaporkannya kepada Polisi pada penjelasannya kepada awak Media.

Tonin juga menjelaskan ada hambatan dalam persidangan karena Advokat dari PT. Silva Inhutani Lampung tanpa menyebutkan interupsi langsung mengucapkan ini namanya intimidasi dan tanpa panjang lebar lagi dijawab ‘saya tidak sedang melakukan intimidasi tetapi meminta Majelis Hakim membacakan pasal tersebut karena saya bersidangan di Nusantara ini biasa meminta ini jika merasa Saksi sudah berbelit-belit artinya jawaban tidak sinkron atau berbohong“ dan sempat juga Saksi Fakta Risdianto “menyatakan Bapak jangan marah-marah sama saya karena saya sudah berumur/tua” dan hal ini pada akhir persidangan dibantah oleh Tonin bahwa umur mu berapa dijawabnya 45 tahun dan dijawab oleh Tonin saya 53 tahun jadi “saya lebih tua dari kau ya”.

Saksi Risdianto tahu mengenai Ijin PT. Silva Inhutani Lampung dengan gambalang mengatakan SK-nya tahun 1991 dan luas register 45nya 40.200 Ha Dan keterangan tersebut diterangkan atas keterangannya kepada Majelis Hakim dan setelah dibacakan pasal 241 ayat 1 KUHP maka berdasarkan pertanyaan Tonin dijawab tidak tahu ijin PT. Silva Inhutani Lampung karena hanya diberitahu oleh Atasannya yang bernama Markus Wahyu dan mengenai luasnya juga diberi tahu oleh atasannya yang tidak tahun namanya.

Ditanyakan lagi mengenai batas-batas PT. Silva Inhutani Lampung dan dijawabnya tidak tahun batas sebelah Utara, Selatan, Timur dan Barat demikian juga terhadap batas Utara, Selatan, Barat dan Timur lahan 400 Ha milik Hendy T Haroen tidak diketahuinya batas-batasnya malah bertanya kepada Majelis Utara, Selatan, Barat dan Timur yang mana ya Majelis?. Dengan sigap maka Tonin berdiri sambil memperagakan letak Utara adalah antara lahan Hendy T Haroen dengan Sungai (penyebutan dalam ucapan Jawa Sunge) dan Saksi tetap bingung.

Saksi Risdianto yang pada awalnya serba tahun mengenai lahan PT. Silva dan lahan 400 Ha ternyata setelah Tonin meminta ijin kepada Majelis Hakim tentang pasal 242 ayat 1 KUHP maka menjadi berbeda banyak tidak tahunya demikian juga saksi Teguh yang dihadirkan sebagai Saksi Fakta yang kedua.

Sebagai Security yang mengaku sudah berhenti dari PT. Silva pada tahun 2013 berarti diusia 41 tahun karena katanya sekarng usia 45 tahun ditanyakan mengenai persyaratan pendidikan di Kepolisian demikian juga ditanyakan apa sebenarnya tugas anda oleh Pengacara asal Suku Karo tersebut “mengawasi asset kantor PT. Silva Inhutani Lampung“ dan oleh Tonin dicecar lagi Kantor yang di Tanjung Karang atau di Register 45 dan dijawabnya yang di Register 45 di cecer lagi dimana letak kantor tersebut maka disebutkan “Brabahan, Kelurahan Brabahan Kecamatan Mesuji“ yang jaraknya melawati sungai yang kalau berkendaraan ½ jam ke lokasi lahan 400 Ha di Pasir Jati Keluarahan Talang Batu Kec Mesuji Timur.

Dari pengakuannya mengawasi penanaman karet yang berubah-rubah maka dipertanyakan oleh Advokat Singarimbun “ Saksi setiap hari atau setiap ada penanaman karet mengawasinya “ dan dengan beberapa kali cara menjawab yang berbeda maka pada akhirnya dinyatakannya setiap ada perintah penanaman maka mengawasinya di areal 400 Ha. Dan Saksi juga mengatakan telah ada Pohon Kelapa Sawit yang telah berbuah pasir pada saat penanaman bibit karet tersebut yang mana penanaman dilakukan dengan pengawalan Polisi berpakaian dan bersenjata lengkap lebih dari 1, 2 orang yang pasti banyak pada keterangannya Pengacara Penggugat.

Diakui oleh para Saksi bahwa ada tanaman singkong di dalam areal 400 Ha pada waktu itu dan Saksi Risdianto baru terlibat di lahan 400 Ha sejak tahun 2008 dan Saksi Teguh baru mengetahui lahan 400 Ha tahun 2006 dan keduanya mengetahui lahan tersebut milik Hadi atau Hendy.

Dalam persidangan juga terungap ke-2 Saksi tersebut tidak pernah dilaporkan ke Polisi atau ditangkap oleh Kehutanan karena menguasai dan mengerjakan lahan yang masuk kedalam Register 45 tersebut sebagaimana pengakuan dari Saksi Teguh Orang Tuanya membeli lahan dari Abdullah Bahusin seluas 400 Ha dan ditanami karet sejak itu dan bila dihubungkan dengan dilaporkannya Hendy T Haroen ke Polisi Tulangbawang pada tahun 2009 maka merupakan suatu keanehan ya kata Tonin apa maksudnya kalau memang masyarakat penggarap lahan di Register 45 Sungai Buaya adalah benar masuk dalam SK Tahun 1991 sebagaimana disebutkan oleh Saksi tersebut dan tidak ada bantahan dari ke-2 Pengacara PT. Silva Inhutani Lampung yang duduk di bangku Tergugat mengenai kekeliruan saksi faktanya dalam menerangkan SK/Ijin PT. Silva Inhutani Lampung yang telah memakan lahan 400 Ha adalah SK dengan luas 32.500 Ha tahun 1991 atau dengan luas 42.100 Ha tahun 1997.

Tonin juga menyebutkan dengan masuknya lahan Hendy T Haroen kedalam register 45 maka lahan ke-2 saksi tersebut yang berjarak paling jauh 500 meter dari Timur batas lahan 400 Ha maka kenapa Saksi Fakta tersebut yang juga menanam karet dan menggarap lahan bebas dari Pidana Kehutanan? “Apa karena Kelapa Sawit sudah menghasilkan buah sehingga timbul naluri merampok dari oleh oknum yah,“ kata Tonin dengan pidana yang dijatuhkan secara kasar kepada Hendy T Haroen.

Tonin menyayangkan keterangan para Saksi Fakta yang rentan dengan Kebohongan karena tahun 1999 dalam Surat Pernyataan yang dibuat Hendy T Haroen kepada Polisi Kehutanan dan surat tersebut telah dibuat oleh Penyidik Polres Tulang bawang “Purba” sebagai bukti yang jelas menyebutkan telah dilakukan penanaman Kelapa Sawit sekitar puluhan Ha dan kegiatan lainnya, makanya Ucap Tonin siapa yang menyetir Saksi Fakta tersebut guna menerangkan apa yang tidak dilihat, tidak diketahuinya dan seandainya hanya didengarnya berarti ada yang mengajarinya, karena SDM sekelas mereka pasti ada yang mengajarinya atau menghafalkannya keterangan-keterangannya, maka ini akan kami tindak lanjuti ke ranah hukum Pidana apa lagi Ketua Mejelis telah mempersilahkan Saya dalam persidangan untuk melaporkan ke Kepolisian.

"Saya yakin hakul yakin apa-apa yang diterangkannya oleh Risdianto ada gurunya apa lagi Teguh dari cara menjawab makanya akan terbuka dagelan ini," katanya.

Ditanya oleh Wartawan siapa kira-kira yang mengajarinya, jawab Tonin dengan spontan bisa saja diduga adalah Pengacaranya atau PT. Silva Inhutani Lampung atau Aparat Penyelenggara Negara yang faham betul untuk melepaskan atau mendzolim orang dalam persidangan dengan bahasa tidak tahu, lupa atau keterangan yang mengarah he he he suaranya.

PT. Silva juga tahu pada tahun 1991 batas lahannya sampai mana sih, apa dia lupa dokumen yang menyebutkan pada tahun 1986 dilakukan pemasangan patok sementara, sehingga tahun 1993 ditetapkan lahan register 45 seluas sekitar 43.000 Ha sementara tahun 1991 SK si Silva baru 32.500 yaitu sementara yang lahannya belum masuk Kelurahan Talang Batu he he he he.

Janganlah main sulap SK tahun 1991 telah dicabut pada tahun 2004 dan jelas arealnya, sementara bukti PT. Silva berupa peta adalah yang dibuatnya pada tahun berapa? Aneh juga sewaktu Tonin menanyakan kepada Saksi Risdianto mengenai peta yang ditunjukkan oleh Kuasa Hukum PT. Silva itu dibuat oleh siapa dan tidak mau menjawab dan dihalagi oleh kuasa hukum tersebut untuk memberikan jawaban. Dan oleh Tonin minta ditunjukkan kembali dan kuasa hukum keberatan dengan menyatakan kenapa tadi tidak menanyakan? Ini kuasa hukum macam apa kata Tonin kan tadi saya belum ada hak untuk bertanya karena masih bagian dia dan saya diminta kedepan hanya untuk menyaksikan.

Tampak PT. Silva Inhutani Lampung mempertanyakan kepada ke-2 saksi mengenai pemasangan pelang oleh Kejari Menggal pada 21 Desember 2017 dan pemasangan portal oleh PT. Silva Inhutani Lampung dan menurut Tonin hal ini menunjukkan kualitas hukum dari Tergugat dimana yang hadir sebagai Saksi ini untuk fakta pemasangan papan dan portal atau saksi fakta untuk menyatakan lahan 400 Ha benar didalam Register 45 atau diluar Register 45, guna sebagai fakta siapa yang lebih dahulu menanam di areal 400 Ha antara Hendy T Haroen atau PT. Silva, guna menerangkan lahan 400 Ha hasil penjarahan atau hasil jual beli, dll. Karena ke-2 saksi tidak tahun mengenai batas-batas, keadaan tahun 1995/6, penanaman kelapa sawit, keadaan ahan sewaktu belum dibeli Hi Hendy T Haroen dari Abdullah Bahusin maka keterangannya hanya dagelan saja dan tidak bermakna.

Tonin pada akhir wawancara menguraikan lagi kisi kisi untuk dikabulkannya tahu dilotaknya suatu gugatan yaitu:

1- adanya petunjuk dan sudah diuraikan legal standing para pihak dan ditolaknya eksepsi PT. Silva Inhutani Lampung dan Kementrian Kehutanan, 

2- Adanya bukti surat/benda dan berdasarkan Pemeriksaan setempat ada lahan 400 Ha, ada kelapa sawit dilahan 400 Ha, ada dibagian tertentu telah disisip oleh PT. Silva Inhutani Lampung pohon karet yang telah dideres dan belum diderei 

3- Adanya Saksi Fakta yang menerangkan batas-batas lahan 400Ha, jual beli lahan 400 Ha, penanaman kelapa sawit di 400 Ha, penyisipan karet oleh PT. Silva di lahan 400Ha, adanya pidana kehutanan, adanya pemilik sebelumnya Abdullah Bahusin 

4- Ahli yang dihadirkan oleh Penggugat yang memang mantan Pejabat Kementrian Kehutanan yang benar-benar terlibat di Regester 45 (beberapa kali mendatangi lokasi) sehingga menguasasi Hukum Kehutanan dan sebagai Dosen di FH, ditambah Ahli dari FH Unila adalah Ahli Perdata / Pertanahan yang diutus oleh FH Unila, maka oleh Tonin 3 alat bukti dengan keyakinan Majelis Hakim cukup untuk mengabulkan apalagi telah ada 4 (empat) alat bukti. Saksi yang dihadirkan PT. Silva Inhutani Lampung tidak ada yang menyatakan fakta yaitu: 1. tidak ada pohon sawit, 2. tidak ada lahan 400 Ha, 3. lahan 400 Ha berasal bukan dari jual beli tapi merambah hutan, 4- lahan 400 Ha benar telah ditanami Silva sebelum Hendy T Haroen menanam kelapa sawit, 5- telah dilakukan pengukuran ulang dan lain-lain.

Singarimbun juga mengatakan PT. Silva Inhutani Lampung juga sebenarnya telah mengakui lahannya tidak termasuk 400 Ha atau tidak mengetahui lahannya yang mana saja pada tahun 1991 atau 1997, sebagaimana keterangan Saksi dan jawab menjawab, dengan mengandalkan eksekusi oleh kejaksaan negeri menggala pada 21 Desember 2017 maka PT. Silva Inhutani Lampung atau Kehutanan ternyata tidak berani menumbangkan pohon sawit secara terbuka sebagaimana tahun 1995/6, 1999, 2008-2011 tidak pernah menumbangkan pohon kelapa sawit dan ini menunjukkan kwalitasnya. Kalau klien kami jelas mana berani menumbangkan Karet pada waktu itu wong penanamannya saja sebagaimana disebutkan Saksi Risdianto dengan pengawalan Polisi bersenjata lengkap kayaknya mengawal uang bank kali kata Singarimbun, siapa yang berani di hutan melawan he he he biar metong katanya.

Tonin membuktikan adanya hukum yang berjalan sekarang di Polisi dengan melaporkan 11 (sebelas) orang di Polres Mesuji akibat telah melakukan penebangan/ merusak pohon sawit di beberapa lokasi Pasal 170 Sub 406 KUHP sehingga total sekitar 7 Ha dengan kerugian mencapai milyaran rupiah berdasarkan Nomor: LP/09-B/I/2018/Polda Lampung/Resor Mesuji/SKT tanggal 15 Januar 2018 dengan pelapor A.n Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH anak dari Kenal Singarimbun. PT. Silva Inhutani Lampung mempekerjakan 11 (sebelas) orang yang adalah masyarakat/ penduduk sekitar yang jelas diupah dan diperintahkan untuk melakukannya sebagaimana saya bertemu dengan salah satu dari terlapor tersebut saat Pemeriksaan Setempat. Saat ini kami tinggal melengkapi pemberkasan saja dan sudah dilakukan uji TKP oleh Polres Mesuji.

"Kan persidangan perdata terjadi sebelum eksekusi kejaksaan negeri menggala pada 21 Desember 2017 terjadi, jadi aneh juga memasukkan bukti setelah perkara diajukan pada Februari 2017 dan menghadirkan saksi fakta yang melihat pemasangan papan pelang kejari menggala jadi bukan saksi fakta terhadap apa-apa yang terjadi sebelum gugatan diajukan," ujarnya.

Pada akhir keterangannya Advokat Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH dari ANDITA’S Jakarta mengakhiri keterangannya kita lihat Ahli mereka yang katanya dari Yogya untuk PT. Silva Inhutani Lampung dan dari Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup entah dari mana Ahlinya asal jangan pegawai Kehutanan di Pusat atau Didaerah katanya.

Jurnalis : Chandra Foetra S


COMMENTS

BLOGGER
Nama

BISNIS,51,KABAR ACEH,10,KABAR BENGKULU,1,KABAR JAMBI,5,KABAR LAMPUNG,138,KABAR PADANG,18,KABAR RIAU,27,Kabar Sumatera Utara,20,KABAR SUMSEL,7,KABAR SUMUT,4,KRIMINAL,27,Oncor INdonesia,3,PILKADA SERENTAK 2018,11,SENI BUDAYA,10,SPORT,3,SUMATERA NEWS,203,SUMATERA RELIGIUS,15,ZONA TNI POLRI,42,
ltr
item
SUMATERA NEWS: Dagelan PT SIL di Register 45 Suangai Buaya Mesuji Terungkap Dalam Persidangan
Dagelan PT SIL di Register 45 Suangai Buaya Mesuji Terungkap Dalam Persidangan
Dagelan PT SIL di Register 45 Suangai Buaya Mesuji Terungkap Dalam Persidangan
https://1.bp.blogspot.com/-u45V-L2VlgI/WqLqgMWIpjI/AAAAAAAAA2Q/phyuB26njRMWz3rZSZf8Ykr552ufaTTMQCLcBGAs/s640/ton3.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-u45V-L2VlgI/WqLqgMWIpjI/AAAAAAAAA2Q/phyuB26njRMWz3rZSZf8Ykr552ufaTTMQCLcBGAs/s72-c/ton3.jpg
SUMATERA NEWS
https://www.sumateranews.online/2018/03/dagelan-pt-sil-di-register-45-suangai.html
https://www.sumateranews.online/
https://www.sumateranews.online/
https://www.sumateranews.online/2018/03/dagelan-pt-sil-di-register-45-suangai.html
true
6932135963993735249
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy